Gadget, baik itu laptop/tablet, dapat menjadi alat belajar
yang canggih untuk si kecil, namum penggunaan komputer untuk anak usia 3 tahun
sebenarnya tidak diperlukan. Jika si kecil sangat tertarik bermain gadget,
berikanlah permainan atau aplikasi yang edukatif, seperti mengajarkan tentang
seni, matematika, kesiapan membaca, ketrampilan menghitung, pengenalan huruf,
serta pengenalan bentuk. Anak prasekolah pada umumnya sangat tertarik pada
gambar dan suara dibandingkan dengan tulisan yang ada pada buku. Namun, beri permainan yang
cocok dan sesuai dengan kemampuan si kecil.
Yang menjadi masalah adalah banyaknya waktu si kecil yang dihabiskan di depan layar
– tidak peduli seberapa edukatifnya program yang ada – hal ini tidak dapat menggantikan
pengajaran yang dilakukan secara aktif. Para orang tua sering membatasi kebiasaan anak menonton TV, tapi
tidak begitu halnya dengan penggunaan gadget pada anak, karena dinilai lebih
berisi nilai edukatif. Namun para ilmuwan mengatakan, bahwa cara terbaik untuk
mengembangkan dan mengoptimalkan pemikiran anak adalah melalui eksplorasi anggota tubuh dan
berinteraksi aktif dengan orang lain.
Si kecil mungkin perlu bantuan dalam menggerakkan mouse
atau menjalankan program di gadget. Begitu pula dengan menonton TV, anak akan
lebih banyak mendapat pengetahuan jika Anda juga mengajaknya bercerita tentang
hal-hal yang ditonton di TV, selain itu dapat pula menanyakan hal yang ada di
TV dengan sesuatu yang berhubungan dengan kesehariannya.
Waktu maksimal untuk anak berada di depan layar gadget
adalah 1 jam. Hal ini juga membuat Anda memberinya pelajaran tentang waktu. Batasi
waktunya dengan mengatur menggunakan timer yang ada. Jika anak menjadi gelisah
atau rewel, tenangkan anak dan jangan terpengaruh untuk kembali menyalakan gadget.
Yang paling penting adalah jangan terlalu dalam mengajari anak bermain gadget.
Jika hal tersebut terjadi, maka secara tidak langsung Anda mengajari anak
kecanduan gadget. Tentu Anda tidak menginginkannya bukan?